Luckypoker77.com | Macau Menaklukkan Raja Casino AS

MACAU Macau Menaklukkan Raja Casino AS, Operator casino terbesar yang berbasis di Amerika Serikat, Caesars Entertainment, akhirnya menjual lapangan golf mereka di Macau, China, Kepada Pearl Dynasty Investment, Ltd. Nilai transaksi atas aset properti ini sebesar 438jt Dollar AS ( Rp. 4,4 Triliun )

Caesars terpaksa menyerah dan melego asetnya tersebut setelah melakukan berbagai upaya guna mendulang keuntungan. Namun upaya tersebut tidak berbuah hasil. Caesars kalah di ” gelanggang permainan ” dalam sebuah kompetisi luar biasa ketat. Pesaing beratnya adalah operator casino raksasa Paman Sam yaitu Vegas Casino. Perusahaan ini mengola MGM Resorts, Las Vegas Sands dan Wynn Resort.

Caesars awalnya berencana membuat pusat perjudian terbesar di Macau, mengalahkan kebesaran dan kemegahan Las Vegas. Guna merealisasikan ekspansi bisnisnya, mereka kemudian mengakuisisi beberapa properti dan mendirikan casino sebagai fasilitas yang melengkapinya dengan sejumlah pemain menarik.Termasuk pembelian properti lapangan golf tadi, tahun 2007 seharga 578 juta Dollar AS ( Rp 5,9 Triliun ). Pada saat yang bersamaan, mereka juga tengah mengoperasikan Harrah Entertainment.

Sayangnya, setelah mencoba bertahun-tahun, mereka tak kunjung mendapat lisensi permainan. Sebaliknya, Vegas Casino justru dengan mudah mengantongi beberapa lisensi.

Tujuan kami sangat jelas, ingin melihat merek Caesars Palace di Macau. Kami tentu saja mengakuyi terdapat enam pemegang  lisensi, tetapi entah bagaimana caranya agar kami bisa menyesuaikannyaCEO Harrah Entertainment Gary Loveman pada tahun 2009.

Caesars mengatakan akan menggunakan dana hasil penjualan lapangan golf tersebut untuk membayar utang, yang telah membatasi kemampuan mereka melakukan ekspansi. Kesepakatan transaksi tersebut diharapkan lunas hingga akhir tahun ini. Pearl baru membayar setoran awal senilai 65,7 juta Dollar AS (Rp. 674 Miliar)

Penjualan lapangan golf merupakan bagian dari strategi Caesars merekonstruksi struktur finansial mereka setelah pengumuman rencana pada juli lalu untuk meningkatkan ekuitas 1,2 miliar Dollar AS ( Rp. 12,3 triliun ) melalui penjualan saham.

Menurut laporan Las Vegas Review journal, Macau memberikan kontribusi terbesar sebanyak 38 Miliar Dollar AS (Rp. 390.1 Triliun) terhadap pendapat perjudian dunia pada tahun 2012. Jumlah ini enam kali lebih banyak dari  pendapatan yang dihasilkan oleh casino di Las Vegas. Peningkatan pendapatan terus terjadi pada tahun 2013, dengan lonjakan 16 persen dari bisnis perjudian hingga Juli lalu.

Tak heran bila Gary Loveman sempat berujar ” Tidak berekspansi di Macau adalah kesalahan terbesar yang dilakukan Caesars Entertainment.”